Bengkulu — Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menggelar layanan khusus bertajuk “Layanan Paspor Simpatik” pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Melalui layanan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu membuka kuota sebanyak 50 permohonan yang diperuntukkan bagi permohonan paspor baru dan penggantian paspor habis masa berlaku untuk jenis Paspor Biasa Elektronik. Seluruh proses pelayanan tetap mengacu pada mekanisme antrian online melalui aplikasi M-Paspor, sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik yang tertib, transparan, dan berbasis digital.
Dalam pelaksanaannya, tercatat 17 permohonan paspor berhasil dilayani, dengan rincian 11 permohonan paspor baru dan 6 permohonan paspor penggantian. Pelayanan berlangsung secara efektif dan terukur sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Kehadiran Layanan Paspor Simpatik di hari akhir pekan mendapat respon positif dari masyarakat. Salah satu pemohon, Hafizah Andriani, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan yang diberikan.
“Saya sangat puas dengan pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Adanya Layanan Paspor Simpatik yang dibuka di hari libur seperti ini sangat membantu kami yang jarang memiliki waktu luang di hari kerja. Prosesnya cepat, petugasnya ramah, dan pelayanannya tertata dengan baik,” ujar Hafizah.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu juga menyampaikan bahwa Layanan Paspor Simpatik akan terus dilaksanakan sepanjang bulan Januari, dengan jadwal pelayanan setiap hari Sabtu dan Minggu, dan tetap berlokasi di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran antrian melalui aplikasi M-Paspor.
Secara keseluruhan, kegiatan Layanan Paspor Simpatik berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang humanis, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhakti Imigrasi ke-76.

