KABAR TERKINI ::.
Pertemuan Dirjem Imigrasi dan Sekretaris Kabinet, Bahas Penyederhanaan Proses Keimigrasian Jemaah Haji




Jakarta, 21 April 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, membahas rencana program strategis yang bertujuan untuk menyempurnakan layanan keimigrasian di Indonesia.
Program-program tersebut meliputi penyederhanaan proses keimigrasian bagi jamaah haji musim ini agar lebih praktis dan nyaman, peningkatan pelayanan di bandara dan pelabuhan agar lebih cepat, praktis dan efisien, hingga perbaikan sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di beberapa daerah perbatasan.
Imigrasi Indonesia berkomitmen penuh untuk memegang peran strategis dalam pengawasan lalu lintas keluar masuk penumpang demi menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan warga negara Indonesia maupun warga asing.
#HendarsamMarantoko #DirjenImigrasi #ImigrasiUntukRakyat
Perkuat Sinergitas, Imigrasi Bengkulu Gelar Rapat TIMPORA di Kepahiang dan Sosialisasi Pencegahan TPPO
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di Kabupaten Kepahiang pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Hotel Umro Syariah Kepahiang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Kepahiang.
Rapat TIMPORA tersebut dihadiri oleh berbagai instansi dan lembaga terkait, di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepahiang, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Satuan Polisi Pamong Praja, Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang, KP2KP Kantor Pelayanan Pajak Pratama Curup, Komando Distrik Militer 0409 Kabupaten Rejang Lebong, Kepolisian Resor Kabupaten Kepahiang, Kejaksaan Negeri Kepahiang, serta unsur kecamatan dari Camat Kabawetan dan Camat Kepahiang. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu, Panogu Hot Dihatoguan Sitanggang. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama guna menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing sangat diperlukan guna mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, serta merupakan wujud upaya penegakan hukum. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya rapat koordinasi TIMPORA ini dapat meningkatkan sinergitas antar instansi terkait,” ujar Panogu.
Selanjutnya, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Bayu Eka Permana, memaparkan peran strategis TIMPORA sebagai wadah keterpaduan fungsi pengawasan antarinstansi. Ia juga menyoroti isu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang masih menjadi perhatian, khususnya dengan modus penawaran kerja ke luar negeri dengan iming-iming gaji tinggi.
“Tujuan dibentuknya TIMPORA adalah sebagai pemantapan sinergitas dan keterpaduan pengawasan orang asing oleh instansi terkait yang memiliki fungsi berbeda. Terkait TPPO, kami berperan aktif dalam pencegahan sejak dini. Saat ini, Imigrasi Bengkulu telah membentuk tiga Desa Binaan Imigrasi, salah satunya di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, sebagai langkah preventif di tingkat desa,” jelas Bayu.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan pengawasan yang optimal, masyarakat diharapkan dapat merasa lebih aman dari potensi gangguan ketertiban, termasuk ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Upaya ini sejalan dengan komitmen Ditjen Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan dan perlindungan yang berorientasi pada imigrasi untuk rakyat.
Menutup rangkaian kegiatan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Made Nur Hepi Juniartha, menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi aktif antarinstansi dalam mendukung efektivitas pengawasan. Ia juga menegaskan bahwa sebagai leading sector dalam pengawasan orang asing, Ditjen Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan pertukaran informasi serta pelaksanaan pengawasan terpadu bersama instansi terkait.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap instansi dapat saling bertukar informasi. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran oleh orang asing, segera dilaporkan untuk dapat ditindaklanjuti bersama sesuai kewenangan masing-masing. Komunikasi yang intens menjadi kunci keberhasilan pengawasan,” tegasnya.
Melalui rapat TIMPORA ini, diharapkan sinergi antarinstansi dapat terus diperkuat secara berkelanjutan, tidak hanya dalam forum koordinasi, tetapi juga dalam implementasi di lapangan. Dengan kolaborasi yang solid, pengawasan orang asing di wilayah Bengkulu, khususnya Kabupaten Kepahiang, dapat berjalan lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika yang ada. Hal ini sekaligus mempertegas arahan Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengenai komitmen bersama dalam mewujudkan imigrasi untuk rakyat.
Imigrasi Bengkulu Perkuat Integritas Melalui Pelantikan Pejabat Fungsional dan Nonmanajerial
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu mengikuti kegiatan Pelantikan Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Ahli Madya serta Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Nonmanajerial di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Aula Kantor Imigrasi Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan serta peningkatan profesionalisme aparatur dalam mendukung kinerja pelayanan keimigrasian di wilayah Bengkulu.
Dalam pelantikan tersebut, pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu yang dilantik di antaranya Nur Ahda, Heny Sulistiyawan, Desta Wulan Primadhani, dan Ayu Nabilah. Kehadiran para pejabat yang dilantik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas tata kelola administrasi, khususnya di bidang kearsipan serta pelaksanaan tugas nonmanajerial yang semakin akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu, Victor Manurung, bertindak sebagai penasehat. Turut hadir sebagai saksi yakni Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, Panogu Hot Dihatoguan Sitanggang, serta Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian, Sutejo. Rangkaian acara meliputi pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas, serta pembacaan pakta integritas oleh para pegawai yang dilantik.
Dalam sambutannya, Victor Manurung menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian penting dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas. Ia juga mengingatkan kembali pesan dari dirjen imigrasi, Bapak Hendarsam Marantoko terkait nilai “imigrasi untuk rakyat” yang harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, di mana seluruh jajaran dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan harus dimaknai sebagai komitmen moral dan tanggung jawab yang nyata. “Sumpah jabatan bukan hanya seremonial, tetapi harus benar-benar dilaksanakan dan tertanam dalam hati setiap insan imigrasi,” tegasnya. Dengan demikian, setiap pegawai diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelayanan keimigrasian yang semakin profesional dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi guna mewujudkan pelayanan keimigrasian yang prima, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Srikandi Imigrasi Bengkulu Wujudkan "Kartini Masa Kini" Melalui Pelayanan dan Karya Berdedikasi

BENGKULU – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, nuansa penuh semangat dan inspirasi mewarnai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Tidak hanya sekadar peringatan seremonial, momentum ini menjadi ajang pembuktian bagi para petugas perempuan—para "Kartini masa kini"—bahwa mereka adalah pilar penting dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Gambaran dedikasi ini terlihat jelas dari aktivitas keseharian di lingkungan Kanim Kelas I TPI Bengkulu. Para srikandi imigrasi ini menunjukkan bahwa perempuan bebas memilih jalannya sendiri untuk mengabdi kepada negara. Dari bertugas di garis depan loket pelayanan, menangani pengolahan data, hingga memproduksi karya visual di tim kehumasan, peran mereka sangat vital dan tak tergantikan.

Semangat "Berani, Mandiri, Berkarya" seolah menjadi denyut nadi yang memacu kinerja para petugas perempuan di lingkungan imigrasi. Mereka tak hanya cakap dalam melayani pemohon paspor dan warga negara asing dengan sepenuh hati, tetapi juga terus meningkatkan literasi serta kompetensi diri di sela-sela waktu bertugas. Bagi mereka, memperjuangkan kesetaraan di era modern adalah dengan menunjukkan profesionalisme. Semboyan "Kita bisa bersuara lewat karya" menjadi motivasi utama untuk terus berinovasi.

Kehadiran para srikandi ini juga sangat selaras dengan visi besar Direktorat Jenderal Imigrasi (Dirjen Imigrasi) dalam memberikan pelayanan yang humanis dan inklusif. Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi pengingat bahwa perjuangan R.A. Kartini telah berbuah manis. Di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, para perempuan tidak hanya duduk manis, melainkan berdiri tangguh sebagai motor penggerak birokrasi yang melayani dengan integritas dan keanggunan. Selamat Hari Kartini.
Apel Pagi Imigrasi Bengkulu: Tegaskan Disiplin, Say No to Narkoba hingga Judi Online

Bengkulu – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu melaksanakan kegiatan apel pagi yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga outsourcing di lingkungan kantor, pada Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan kantor sebagai bagian dari agenda rutin dalam menyambut awal pekan kerja.
Apel pagi ini dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Bayu Eka Permana, yang bertindak sebagai pembina apel. Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh disiplin, mencerminkan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Dalam amanatnya, Bayu menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kedisiplinan dalam bekerja. Ia secara tegas mengingatkan seluruh jajaran untuk menjauhi tiga hal yang dapat merusak kinerja dan citra institusi, yakni penyalahgunaan narkoba, praktik pinjaman online, serta keterlibatan dalam judi online. Menurutnya, ketiga hal tersebut tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi mencoreng nama baik institusi.

Selain itu, seluruh pegawai diimbau untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga etika kerja, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan apel pagi ini, diharapkan seluruh jajaran dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.



