
BENGKULU – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, nuansa penuh semangat dan inspirasi mewarnai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Tidak hanya sekadar peringatan seremonial, momentum ini menjadi ajang pembuktian bagi para petugas perempuan—para "Kartini masa kini"—bahwa mereka adalah pilar penting dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Gambaran dedikasi ini terlihat jelas dari aktivitas keseharian di lingkungan Kanim Kelas I TPI Bengkulu. Para srikandi imigrasi ini menunjukkan bahwa perempuan bebas memilih jalannya sendiri untuk mengabdi kepada negara. Dari bertugas di garis depan loket pelayanan, menangani pengolahan data, hingga memproduksi karya visual di tim kehumasan, peran mereka sangat vital dan tak tergantikan.

Semangat "Berani, Mandiri, Berkarya" seolah menjadi denyut nadi yang memacu kinerja para petugas perempuan di lingkungan imigrasi. Mereka tak hanya cakap dalam melayani pemohon paspor dan warga negara asing dengan sepenuh hati, tetapi juga terus meningkatkan literasi serta kompetensi diri di sela-sela waktu bertugas. Bagi mereka, memperjuangkan kesetaraan di era modern adalah dengan menunjukkan profesionalisme. Semboyan "Kita bisa bersuara lewat karya" menjadi motivasi utama untuk terus berinovasi.

Kehadiran para srikandi ini juga sangat selaras dengan visi besar Direktorat Jenderal Imigrasi (Dirjen Imigrasi) dalam memberikan pelayanan yang humanis dan inklusif. Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi pengingat bahwa perjuangan R.A. Kartini telah berbuah manis. Di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, para perempuan tidak hanya duduk manis, melainkan berdiri tangguh sebagai motor penggerak birokrasi yang melayani dengan integritas dan keanggunan. Selamat Hari Kartini.

