
Bengkulu, 14 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan akuntabel, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi terkait optimalisasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu pada Jumat (14/11). Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu dan diterima oleh Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Mohammad Irfan Surya Wardana.
Kegiatan tersebut turut diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan pengelola keuangan, antara lain Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Urusan Keuangan, Bendahara Pengeluaran, serta Tim Pengelola Keuangan satuan kerja. Kehadiran lengkap unsur pengelola keuangan ini menunjukkan komitmen kuat Kantor Imigrasi Bengkulu dalam memperkuat tata kelola anggaran sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kanwil DJPb Bengkulu memaparkan bahwa keberhasilan pengelolaan anggaran bukan hanya tentang penyerapan, tetapi juga menyangkut kualitas belanja, akurasi data, dan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan.
“Sinergi antarinstansi merupakan kunci dalam menciptakan pengelolaan anggaran yang kredibel. IKPA memotret kemampuan satuan kerja dalam mengelola anggaran secara tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. Dengan strategi yang tepat, Kantor Imigrasi Bengkulu akan mampu mencapai IKPA yang lebih optimal,” ujar Mohammad Irfan Surya Wardana.

Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam memastikan setiap rupiah anggaran yang dikelola memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen memperkuat tata kelola anggaran secara profesional dan transparan. Peningkatan IKPA bukan hanya target administrasi, tetapi bagian dari upaya kami menjaga kepercayaan publik. Dengan pengelolaan anggaran yang akuntabel, kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan IKPA memiliki dampak langsung terhadap kualitas layanan keimigrasian, seperti efektivitas operasi keimigrasian, hingga optimalisasi sarana dan prasarana pelayanan. Langkah-langkah pembenahan anggaran dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih responsif dan terpercaya.
Dengan Koordinasi ini, Kantor Imigrasi Bengkulu terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran belanja pada satuan kerja. Upaya tersebut diharapkan mampu memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan anggaran dilaksanakan secara transparan, dapat dipertanggungjawabkan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

