
JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya pada Rabu, 15 Juli 2026. Pelantikan tersebut dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 60/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam pelantikan tersebut, Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Inspektur Jenderal pada Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan organisasi serta memastikan keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi, khususnya pada fungsi pengawasan internal. Sebagai Inspektur Jenderal, Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan memiliki peran penting dalam mengawal efektivitas pengawasan, pembinaan, evaluasi, serta pengendalian pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kehadiran kepemimpinan baru diharapkan semakin memperkuat budaya integritas, akuntabilitas, serta mendukung percepatan reformasi birokrasi di seluruh unit kerja.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu turut mengikuti jalannya pelantikan secara virtual sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
Sejalan dengan kepemimpinan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, Direktorat Jenderal Imigrasi terus memperkuat tata kelola organisasi melalui kepemimpinan yang profesional, pengawasan yang efektif, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Semangat tersebut menjadi bagian dari implementasi slogan "Imigrasi untuk Rakyat", yaitu menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin mudah diakses, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

