
BENGKULU – Mengurus paspor kini semakin mudah. Masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Imigrasi ataupun mengantre melalui aplikasi M-Paspor. Melalui inovasi TAPAK PADERI (Pelayanan Paspor Tanpa ke Kantor, Petugas Datang Menghampiri), Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menghadirkan layanan Eazy Paspor langsung di SMP Islam Al Hasanah pada Selasa, 14 Juli 2026. Sebanyak 74 guru dan siswa mendapatkan pelayanan pembuatan paspor secara kolektif di lingkungan sekolah.
Melalui layanan ini, para pemohon tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi maupun melakukan pendaftaran antrean melalui aplikasi M-Paspor. Tim dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu datang langsung ke lokasi untuk melaksanakan seluruh tahapan permohonan paspor, mulai dari pemeriksaan dokumen, verifikasi data, pengambilan foto, hingga perekaman biometrik. Inovasi tersebut menjadi solusi yang memudahkan institusi pendidikan, perusahaan, maupun komunitas yang mengajukan permohonan paspor secara bersama-sama.
Pelaksanaan layanan Eazy Paspor di SMP Islam Al Hasanah mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Para guru mengaku sangat terbantu dengan hadirnya program tersebut karena seluruh proses pengurusan paspor dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan aktivitas belajar mengajar maupun meluangkan waktu untuk datang ke Kantor Imigrasi.
"Kami sangat senang dan merasa terbantu sekali dengan adanya program ini. Semua proses dilakukan di sekolah sehingga jauh lebih praktis. Semoga layanan seperti ini terus hadir karena benar-benar memudahkan masyarakat," ungkap salah seorang guru SMP Islam Al Hasanah.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang mengikuti pelayanan. Bagi sebagian besar dari mereka, momen tersebut menjadi pengalaman pertama dalam membuat paspor. Meski sempat merasa gugup, pengalaman itu berubah menjadi kesan yang menyenangkan setelah merasakan pelayanan langsung dari petugas Imigrasi Bengkulu.
"Awalnya deg-degan karena baru pertama kali bikin paspor. Ternyata petugasnya ramah, pelayanannya cepat, jadi saya senang bisa membuat paspor di sekolah," ujar salah seorang siswa usai mengikuti proses pelayanan.
Pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional membuat proses pembuatan paspor berlangsung lancar serta memberikan pengalaman positif bagi para pemohon. Kehadiran petugas yang langsung menyambangi sekolah juga menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat diberikan secara mudah, dekat, dan tetap mengutamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui inovasi TAPAK PADERI, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, Direktorat Jenderal Imigrasi terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan yang cepat, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai implementasi nyata semangat "Imigrasi untuk Rakyat".

