
BENGKULU – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui TAPAK TABOT (Tanggap Paspor Tugas Aktif Beroperasi di Tempat) di Rumah Sakit, Bengkulu, pada Selasa, 28 Juli 2026. Layanan ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen Imigrasi Bengkulu dalam mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor.
Melalui TAPAK TABOT, petugas Imigrasi Bengkulu mendatangi pemohon secara langsung ke lokasi rumah sakit untuk melaksanakan proses permohonan paspor. Inovasi tersebut secara khusus menyasar masyarakat yang sedang menjalani perawatan dan kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk mengakses layanan paspor secara langsung di Kantor Imigrasi.
Pelaksanaan layanan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan dan prosedur keimigrasian, mulai dari pemeriksaan dokumen, proses pengambilan foto, hingga pengambilan data biometrik pemohon. Kehadiran petugas di Rumah Sakit menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen perjalanan, namun terkendala kondisi fisik maupun situasi perawatan yang sedang dijalani.
Salah seorang pemohon menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas layanan TAPAK TABOT yang dinilainya sangat membantu. Menurutnya, kehadiran petugas secara langsung ke rumah sakit membuat proses permohonan paspor menjadi lebih mudah tanpa harus meninggalkan tempat perawatan.
“Terima kasih kepada petugas Imigrasi Bengkulu yang sudah datang langsung ke rumah sakit. Pelayanan seperti ini sangat membantu kami yang sedang menjalani perawatan, sehingga tetap bisa mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor,” ungkap pemohon.
Inovasi TAPAK TABOT menunjukkan bahwa pelayanan keimigrasian tidak hanya berorientasi pada pelayanan di kantor, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang adaptif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan pemohon. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Semangat menghadirkan layanan yang mudah dijangkau masyarakat tersebut sejalan dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah kepemimpinan Hendarsam Marantoko yang terus mendorong penguatan kualitas pelayanan keimigrasian. Melalui berbagai inovasi dan pendekatan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, Imigrasi terus mewujudkan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, termasuk melalui TAPAK TABOT yang hadir langsung bagi masyarakat yang membutuhkan layanan di tengah kondisi khusus.

