
BENGKULU – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026) pukul 08.00 WIB di Lapangan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mewujudkan generasi anak Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bayu Eka Permana memimpin jalannya upacara yang didukung oleh Salman Oswari sebagai Perwira Upacara dan Radi Fachruddin sebagai Komandan Upacara. Syafa'at Habibullah bertugas sebagai Ajudan Inspektur Upacara, sementara Fadila Dwiputri Sausan memandu jalannya kegiatan sebagai pembawa acara. Digna Amanda Widna Rukmana bertugas sebagai dirigen, Tri Novisa Putra membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ricky Ricardo memimpin doa, sedangkan pasukan pengibar bendera terdiri atas Heny Sulistiawan, Deozzy Anugerah Pratama, dan M. Iqbal Marta.
Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan terbaik bagi setiap anak Indonesia.
Mengusung tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045", peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan anak sebagai subjek pembangunan yang harus didengar suaranya, dipenuhi haknya, serta diberikan ruang tumbuh yang aman, sehat, inklusif, dan membahagiakan. Anak Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur bangsa.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa tantangan yang dihadapi anak saat ini semakin kompleks, mulai dari kekerasan, perundungan, eksploitasi, hingga dampak negatif perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, media, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak usia dini. Semangat perlindungan anak juga menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang semakin humanis, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan kelompok rentan. Dukungan terhadap pembangunan generasi penerus bangsa menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah kepemimpinan Hendarsam Marantoko untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

