
Bengkulu — Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Made Nur Hepi Juniartha, beserta jajaran mengikuti kegiatan Pengarahan Umum Direktur Jenderal Imigrasi yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom, bertempat di aula kantor pada Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian pada seluruh satuan kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa imigrasi memiliki peran strategis sebagai penjaga pintu gerbang negara yang berwibawa. Ia menekankan bahwa imigrasi bukan sekadar mengurus paspor atau dokumen perjalanan, melainkan menjadi filter utama dalam menjaga kedaulatan negara serta instrumen strategis dalam mengelola lalu lintas orang melalui pendekatan Selective Policy.
Lebih lanjut, Dirjen Imigrasi menyoroti pentingnya transformasi menuju imigrasi berkelas dengan prosedur yang semakin ringkas dan efisien. Pelayanan publik, menurutnya, merupakan wajah utama negara yang tercermin dari kualitas layanan keimigrasian. Oleh karena itu, setiap layanan harus mengedepankan prinsip mudah, cepat, transparan, serta berintegritas guna memberikan kepastian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Konsep “Imigrasi untuk Rakyat” juga menjadi penekanan utama dalam pengarahan tersebut. Ia menyampaikan bahwa layanan keimigrasian harus mampu menghadirkan pengalaman yang mudah, nyaman, dan manusiawi bagi masyarakat. Proses pelayanan perlu disederhanakan, hambatan diminimalisir, serta sistem dibuat lebih responsif. Selain itu, imigrasi tidak hanya hadir sebagai pemberi layanan, tetapi juga harus mampu melibatkan masyarakat secara aktif dalam ekosistem pelayanan publik.
Di sisi lain, peran strategis imigrasi juga ditegaskan baik di tingkat daerah maupun internasional. Di daerah, imigrasi diharapkan mampu berperan sebagai fasilitator pembangunan ekonomi melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, tanpa mengabaikan prinsip selektivitas. Sementara itu, perwakilan imigrasi di luar negeri berfungsi sebagai wajah Indonesia sekaligus radar awal dalam menangkap informasi strategis, termasuk dalam menarik talenta global dan mendukung investasi.

Dalam aspek internal, Dirjen Imigrasi menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas seluruh jajaran. Ia secara tegas mengingatkan agar tidak ada lagi praktik penyimpangan yang dapat mencederai kepercayaan publik, termasuk praktik pungutan liar. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, merupakan fondasi utama yang harus dijaga oleh setiap insan imigrasi.
Sebagai penegasan, disampaikan pula perintah harian yang menjadi pedoman seluruh jajaran, yaitu memperkuat integritas dan profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital, memperkuat pengawasan serta sinergi penegakan hukum lintas instansi, serta meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu dapat semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi keimigrasian secara optimal, profesional, serta adaptif terhadap dinamika global. Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang akuntabel dan transparan, serta mendukung kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga kedaulatan negara melalui pengelolaan lalu lintas orang yang selektif, aman, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

