
Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunjukkan kinerja yang impresif sepanjang Semester I Tahun 2026. Berbagai indikator strategis mencatat tren positif, mulai dari pelayanan keimigrasian, pengawasan terhadap warga negara asing, transformasi digital, hingga kontribusi terhadap penerimaan negara. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel.
Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, Direktorat Jenderal Imigrasi terus mengoptimalkan inovasi layanan berbasis digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian. Di sisi lain, penguatan fungsi pengawasan terhadap lalu lintas orang dan keberadaan warga negara asing juga terus ditingkatkan melalui sinergi antarinstansi serta pemanfaatan teknologi informasi.
Tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan, Direktorat Jenderal Imigrasi juga mencatat berbagai capaian strategis dalam penegakan hukum keimigrasian. Berbagai operasi pengawasan, tindakan administratif keimigrasian, hingga pengungkapan pelanggaran menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara sekaligus menciptakan iklim investasi dan pariwisata yang aman serta kondusif.
Capaian tersebut turut memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP), sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan keimigrasian yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menjalankan amanah negara. Ke depan, berbagai inovasi dan penguatan pelayanan akan terus dilakukan agar manfaat kehadiran imigrasi semakin dirasakan oleh masyarakat. Sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, Direktorat Jenderal Imigrasi berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berintegritas demi mendukung kemajuan Indonesia.

