Seiring dengan semakin meningkatnya tuntutan pelayanan yang harus cepat, transparan dan akuntabel, Direktorat Jenderal Imigrasi telah membuat suatu terobosan dalam hal pelayanan untuk permohonan Izin Tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA) yang berbasis elektronik. Untuk awalnya telah dibangun suatu sistem atau aplikasi untuk pelayanan pemberian Izin Tinggal Terbatas (ITAS) secara elektronik, dengan dasar hukum Surat Edaran Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.GR.01.10 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemberian Izin Tinggal Terbatas Secara Online. Juga telah dibangun suatu sistem pembayaran PNBP Layanan Keimigrasian yang saat ini sudah bisa diterapkan untuk pembayaran permohonan Paspor RI yang langsung dibayar oleh pemohon di bank/kantor pos.

Untuk menyebarkan informasi tentang inovasi layanan-layanan tersebut ke masyarakat, Kantor Imigrasi Bengkulu pada tanggal 20 Maret 2017 mengadakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Permohonan Izin Tinggal Secara Online dan Pembayaran PNBP Layanan Keimigrasian pada bank melalui Aplikasi SIMPONI, bertempat di Aula Kantor Imigrasi Bengkulu. Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, bapak Drs. Liberti Sitinjak, M.M.,M.Si. Yang menjadi Narasumber adalah Kepala Kantor Imigrasi Bekasi, bapak Sutrisno, S.Sos. dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Bekasi, ibu Hermawati Br Pandia, A.Md. Peserta berasal dari pihak penjamin/sponsor baik penjamin dari perusahaan pengguna TKA, maupun sponsor untuk WNA perorangan. Hadir juga beberapa peserta dari intansi terkait, juga beberapa media elektronik, cetak dan online.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut narasumber menyampaikan pemahaman-pemahaman tentang terobosan-terobosan inovatif yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi untuk lebih memudahkan pelayanan publik, diantaranya adalah pelayanan untuk warga negara asing. Disampaikan secara mendetail tentang tata cara dan prosedur untuk proses pendaftaran permohonan izin tinggal terbatas secara online, keuntungan apa yang diperoleh apabila melakukan pendaftaran permohonan secara online. Dalam kegiatan tersebut, para peserta dengan antusias banyak mengajukan pertanyaan dan diskusi tentang materi yang disampaikan, juga tentang hal-hal terkait dengan izin tinggal dan keberadaan orang asing di Indonesia.

Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini, masyarakat dapat mengetahui tentang salah satu layanan inovatif yang baru dari Direktorat Jenderal Imigrasi, yaitu pendaftaran permohonan ITAS yang bisa dilakukan secara online, juga masyarakat mengetahui tentang tata cara pembayaran PNBP layanan keimigrasian melalui aplikasi SIMPONI, sehingga pelayanan keimigrasian ke masyarakat akan semakin nyaman, mudah, transparan dan akuntabel.