Selasa 28 Mei 2019 Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia di Ballroom Hotel Santika. Kegiatan sosialisasi ini dibuka dengan sambutan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bengkulu Ilham Djaya dan diisi oleh narasumber Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala.

Sosialisasi ini menjelaskan peran dan fungsi imigrasi dalam mencegah terciptanya Tenaga Kerja Indonesia (Pekerja Migran Indonesia) yang Nonprosedural, apa dan bagaimana resiko apabila menjadi Tenaga Kerja Indonesia Nonprosedural, serta dampak dan bahaya yang mengintai para Tenaga Kerja Indonesia Nonprosedural yang tidak memiliki jaminan kepastian. Imigrasi telah menjalankan berbagai kebijakan untuk mencegah terciptanya tenaga kerja yang tidak melalui prosedur yang benar. Disamping mengeluarkan kebijakan pencegahan tersebut, imigrasi telah melakukan koordinasi antara Kementerian/Lembaga dan melakukan pengetatan dalam penerbitan paspor dan keberangkatan ke luar negeri.

Lebih lanjut Direktur Lalu Lintas Keimigrasian menjelaskan perlunya kerjasama dari berbagai pihak seperti instansi terkait diantaranya Dinas Dukcapil Provinsi/Kota, Disnaker Provinsi/Kota, serta Kepala Kecamatan dan Kepala Kelurahan guna mencegah terciptanya Tenaga Kerja Nonprosedural. Kerjasama dalam hal mencegah terciptanya Tenaga Kerja Nonprosedural juga diharapkan pada perusahaan Tour and Travel dan Perusahaan Resmi Penyalur Tenaga Kerja Indonesia. (Humas Kanim)