Pemeriksaan Dokumen Keimigrasian WNA

Pada Hari Selasa Tanggal 30 April 2019, dilaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Bengkulu Utara di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Rapat dimulai dengan sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, Bapak Iwan Ramandhy. Menyambut baik dengan dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan dilanjutkan dengan Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Bengkulu Tengah. Rapat koordinasi seperti ini diharapkan dapat rutin dilaksanakan agar setiap permasalahan dan kendala yang ditemui oleh anggota Tim Pengawasan Orang Asing di lapangan dapat dipecahkan bersama-sama. Diharapkan Tim Pengawasan Orang Asing yang telah terbentuk ini dapat bekerja dengan maksimal dan professional dalam mengawasi dan memantau kegiatan/keberadaan orang asing di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Rapat Operasi Gabungan TIM PORA Kabupaten Bengkulu Tengah

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang diikuti seluruh peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2019 yang dipandu oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu Bapak Samsu Rizal dan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Bapak Agus Ruhadi. Sebelum dimulainya diskusi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Bapak Samsu mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota yang tergabung di Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Bengkulu Tengah atas kerjasama dan kontribusi yang telah diberikan ditahun-tahun sebelumnya, baik sharing informasi maupun penanganan terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan warga Negara Asing di wilayah kerja Timpora Kabupaten Bengkulu Tengah. Rapat Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Tim Pengawasan Orang Asing yang telah dibentuk selama ini. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat dilakukan rutin, tidak hanya yang bersifat resmi tapi dapat juga dilakukan secara aktif seperti tukar menukar informasi dalam penanganan orang asing dari tusi masing-masing instansi pada grup Timpora yang telah kita miliki. Kemudian Bapak Samsu menambahkan bahwa keberadaan dan kegiatan orang asing khususnya di Kabupaten Bengkulu Tengah dengan beragam maksud dan tujuan perlu mendapat perhatian semua pihak. Oleh karena itu, koordinasi antar instansi tekait persamaan persepsi dalam hal pengawasan orang asing harus mutlak dilakukan. Kehadiran orang asing dan investasi asing memang sangat dibutuhkan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pembangunan daerah. Namun dampak negatifnya harus diwaspadai. Kewaspadaan dan pengawasan terhadap orang asing hendaknya dilakukan professional, tidak berlebih dan menghindari ego sektoral, agar tidak mengganggu kenyamanan dan kelancaran aktifitas orang asing.

Kepala Kantor Imigrasi dan Kepala Seksi Inteldakim bersama TIM PORA Kab. Bengkulu Tengah.

Tim dari peserta Rapat Koordinasi TIM PORA Kabupaten Bengkulu Tengah, tim dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu dan didampingi Media bergerak dari Kota Bengkulu menuju Kabupaten Bengkulu Tengah Pukul 10.30 WIB. Tim tiba di PT. Kusuma Raya Utamayang terletak di Desa Kota Niur Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengahpada pukul 12.30 WIB.  Tim diterima langsung oleh Bapak Willy Bungsu selaku Kepala Teknik Tambang. Tim menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan adalah untuk mengecek keberadaan/kegiatan orang asingdan kelengkapan dokumen perjalanan atau Izin Tinggal Warga Negara Asing di perusahaan tersebut. Bapak Willy menjelaskan bahwa di PT. Kusuma Raya Utama sampai sekarang terdapat 93 (sembilan puluh tiga) orang Tenaga Kerja Asing berkebangsaan China yang memegang dokumen keimigrasian Izin Tinggal Terbatas (ITAS) untuk bekerja yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Akan tetapi beberapa orang TKA tersebut sedang tidak berada dilokasi dikarenakan ada yang sedang cuti dan sedang keluar.Kemudian tim didampingi pihak perusahaan langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan mess perusahaan dalam hal melakukan verifikasi data dengan realita di lapangan. Tim melakukan pemeriksaan satu per satu dokumen perjalanan dan izin tinggal setiap warga negara asing yang terdaftar sebagai Tenaga Kerja Asing di perusahaan PT. Kusuma Raya Utama tersebut. Dari hasil pemeriksaan tersebut diperoleh 72 (tujuh puluh dua) paspor kebangsaan China yang didalamnya tertera informasi terkait Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang masih berlaku yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Kemudian Bapak Heriyanto Aswadi menanyakan perihal kegiatan tenaga kerja asing yang sedang tidak berada di lokasi tambang. Bapak Willy Bungsu selaku Kepala Teknik tambang PT. Kusuma Raya Utama menjelaskan bahwa terdapat 8 (delapan) orang tenaga kerja asing yang sedang cuti kembali ke negara asalnya, 9 (sembilan) orang sedang mengurus Exit Permite Only (EPO) di Kantor Imigrasi Bengkulu dan 4 (empat) orang sedang keluar ada keperluan membeli kebutuhan harian. Kemudian Bapak Willy menjelaskan bahwa pada PT. Kusuma Raya Utama orang asing yang dijamin perusahaan ditempatkan di 2 (dua) lokasi Mess yang berbeda. Untuk di Mess bawah ini tenaga kerja asing yang dapat kami hadirkan sebanyak 9 (Sembilan) orang yang sedang off, yang lainnya sedang bekerja dan berada didalam tambang. Kemudian tim melanjutkan kegiatan menuju lokasi Mess atas. Di Mess atastim mendapati sebanyak 11 (sebelas) orang tenaga kerja asing berkebangsaan China yang memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang masih berlaku dan dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Kemudian tim meminta izin kepada pihak perusahaan untuk mengecek langsung ke lokasi tambang batubara. Bapak Willy mengkhawatirkan keselamatan anggota Timpora apabila masuk kedalam tambang, karena lubang tambang tersebut sempit, pengap dan harus menggunakan perlengkapan keamanan yang memadai. Selanjutnya Bapak Depi Junaidi selaku Camat Semidang Lagan, menghimbau kepada pihak perusahaan untuk bersikap kooperatif apabila tim dari kecamatan ingin melakukan pengecekan ke lokasi tambang, untuk saat ini lokasi kerja tambang PT. Kusuma Raya Utama yang sebelumnya berada di wilayah kecamatan Taba Penanjung, sekarang lokasi tambang ini masuk kedalam wilayah kecamatan Semidang Lagan. Kemudian Bapak Ayatul Muhtadin selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkulu Tengah, mengundang pihak perusahaan untuk datang ke Kantor Dinas Dukcapil Bengkulu Tengah untuk mengurus administrasi kependudukan orang asing yang dijamin oleh PT. Kusuma Raya Utama. Kemudian Bapak Yevi Mulyadi selaku KBO Intel Polres Bengkulu Utara, mengharapkan komitmen dari pihak perusahaan untuk bersama-sama mengawasi orang asing ini, agar tidak sampai melakukan kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar apalagi sampai melakukan tindak pidana.Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya permasalahan dan pelanggaran Keimigrasian.Bapak Willy Bungsu mewakili pihak perusahaan, berjanji akan selalu kooperatif untuk melaporkan setiap perubahan mengenai diri dan perubahan alamat orang asing yang dijaminnya serta akan terbuka apabila dari instansi pemerintah manapun untuk melakukan pengecekan di PT. Kusuma Raya Utama.