Pelayanan Paspor RI di Kantor Imigrasi Bengkulu

Maraknya WNI di luar negeri yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi salah satu ancaman bagi ketahanan nasional, dan terjadinya TPPO salah satunya diawali melalui pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tidak sesuai dengan ketentuan (nonprosedural) dengan modus operandi antara lain naik haji, umroh, magang, program bursa kerja khusus, beasiswa, penempatan buruh migran dan duta budaya. Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai salah satu instansi yang menangani masalah perdagangan orang senantiasa meningkatkan peran dalam mencegah terjadinya TPPO.

Untuk itu Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Surat Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-1029 tanggal 20 Maret 2017 perihal Penegasan Prosedur Pelaksanaan Pencegahan TKI Nonprosedural, mengeluarkan aturan dalam rangka mencegah adanya TKI Nonprosedural, di mana ditentukan persyaratan tambahan untuk proses penerbitan paspor yaitu :

  1. bagi pemohon yang akan bekerja di luar negeri (CTKI) agar melampirkan Surat Rekomendasi Paspor dari dinas kabupaten/kota yang membidangi ketenagakerjaan dengan ID TKI yang telah terverifikasi dan termuat di dalam Aplikasi Sistem Validasi ID TKI pada Portal Direktorat Jenderal Imigrasi;
  2. bagi pemohon yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dalam rangka menunaikan ibadah haji khusus/umrah agar melampirkan surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Akama kabupaten/kota dan surat keterangan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus/Umrah (PPIH/PPIU);
  3. bagi pemohon yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dalam rangka magang dan program bursa kerja khusus, agar melampirkan surat rekomendasi dari Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja;
  4. bagi pemohon yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dengan alasan kunjungan keluarga agar melampirkan surat undangan atau jaminan dan fotocopy paspor dari keluarga yang dikunjungi (apabila diminta oleh petugas imigrasi karena ditemukan indikasi kuat bahwa pemohon akan bekerja di luar negeri tidak sesuai dengan ketentuan/TKI nonprosedural dengan alasan kunjungan keluarga);
  5. petugas imigrasi dapat meminta dokumen pendukung lainnya dari pemohon untuk dapat meyakinkan kebenaran maksud dan tujuan pemohon ke luar negeri;
  6. tidak lagi dipersyaratkan melampirkan buku tabungan dengan nominal saldo sekurang-kurangnya Rp 25.000.000,00 bagi pemohon paspor;
  7. Petugas imigrasi akan melakukan penolakan jika pemohon tidak dapat melampirkan persyaratan sebagaimana tersebut di angka 1 sampai angka 5;
  8. Pemohon yang telah ditolak permohonannya dapat mengajukan permohonan ulang.

Sedangkan persyaratan tambahan bagi WNI yang akan keluar Wilayah Indonesia yaitu :

  1. yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dalam bekerja sebagai TKI agar menunjukkan visa bekerja di negara tujuan dan surat rekomendasi dari dinas kabupaten/kota yang membidangi ketenagakerjaan atau surat cuti bekerja dan izin masuk kembali dari negara tujuan;
  2. yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dalam rangka ibadah haji khusus/umrah, kunjungan keluarga, dan wisata/ziarah agar menunjukkan tiket pergi pulang dengan tanggal yang sudah pasti (fix date – fix flight);
  3. yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dalam rangka magang dan program bursa kerja khusus, menunjukkan surat rekomendasi dari Direktur Jenderal pembinaan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja;
  4. petugas imigrasi dapat meminta dokumen pendukung lainnya dari WNI yang akan keluar Wilayah Indonesia untuk dapat meyakinkan kebenaran maksud dan tujuan ke luar negeri;
  5. tidak lagi dipersyaratkan melampirkan buku tabungan dengan nominal saldo sekurang-kurangnya Rp 25.000.000,00 bagi WNI yang akan keluar Wilayah Indonesia dengan tujuan wisata;
  6. Petugas imigrasi akan melakukan penolakan jika WNI yang akan keluar Wilayah Indonesia tidak dapat melampirkan persyaratan sebagaimana tersebut di angka 1 sampai angka 4, paspor yang bersangkutan akan dibatalkan disertai pengguntingan untuk selanjutnya disimpan di Kantor Imigrasi yang membawahi Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang menolak keberangkatan yang bersangkutan;
  7. WNI yang pernah ditolak pemberian izin keluar Wilayah Indonesia di Tempat Pemeriksaan Indonesia dapat mengajukan kembali permohonan paspor dengan tidak perlu melampirkan paspor lamanya.