img_5164Dengan diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 tentang Bebas Visa Kunjungan, di mana diberikan fasilitas masuk wilayah Indonesia tanpa visa kepada warga negara asing dari 169 negara, diharapkan dapat berdampak positif terhadap kemajuan dunia parawisata Indonesia. Namun demikian tetap dilakukan pengawasan yang konsisten dan menyeluruh dengan meningkatnya kunjungan orang asing ke wilayah Indonesia. Direktorat Jenderal Imigrasi dituntut untuk senantiasa melakukan pengawasan orang asing, baik pengawasan lalui lintasnya, keberadaan dan kegiatan orang asing demi keamanan dan kedaulatan negara.
Kantor Imigrasi Bengkulu yang wilayah kerjanya sangat luas meliputi seluruh Propinsi Bengkulu, telah senantiasa dan giat melakukan kegiatan pengawasan keimigrasian, melalui Seksi Pengawasan Orang Asing, baik itu melakukan operasi pengawasan mandiri dan rutinitas, maupun melalui operasi gabungan Tim Pora yang telah terbentuk di seluruh Kabupaten/Kota di Propinsi Bengkulu. Hal ini juga sejalan dengan program Kemnterian Hukum dan HAM yang menjadi induk Direktorat Jenderal Imigrasi, yang senantiasa mendorong upaya-upaya penegakan hukum Keimigrasian di seluruh Kantor Imigrasi, di mana salah satu kegiatan untuk mewujudnyatakan hal tersebut dilakukan dalam Operasi Serentak Pengawasan Orang Asing oleh seluruh Kantor Imigrasi pada tanggal 27 Oktober 2016.
20161027_205741Dalam kegiatan operasi tersebut, Kantor Imigrasi membentuk 4 Tim untuk melakukan kegiatan pengawasan orang asing di Kota Bengkulu dan sekitarnya, kegiatan dimulai jam 18.30 dengan terlebih dahulu mengikuti pengarahan lewat video confrence dari Menteri Hukum dan HAM dan Direktur Jenderal Imigrasi. Tim dilepas oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, bapak Dewa Putu Gede, Bc.IP., SH., MH. dihadiri juga oleh Kepala Divisi Keimigrasian, bapak Drs. Amirullah, MH. Tim tersebut menyusuri hotel, penginapan, restoran, tempat hiburan yang diduga terdapat orang asing menginap atau sedang beraktifitas. Dalam kegiatan tersebut ditemukan beberapa orang asing, setelah dilakukan pemantauan kegiatan dan pemeriksaan dokumen tidak ditemukan orang asing yang menyalahi aturan. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan upaya edukasi kepada hotel dan tempat penginapan tentang kewajiban melaporkan orang asing yang menginap sesuai peraturan yang berlaku, melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat meminimalisir pelanggaran keimigrasian oleh orang asing, penjamin/sponsornya, juga tempat hotel/penginapan. Diharapkan juga partisipasi masyarakat apabila menemukan orang asing yang melakukan kegiatan yang mencurigakan, dapat melaporkan kepada Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Agus Ruhadi, SH., MH. (HP. 082225955533) atau Kepala Sub Pengawasan Keimigrasian, Rizky Nur Adiyat, SH. (HP. 082171698009).