Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Bengkulu memberi keterangan kepada awak media terkait pendeportasian WN China

Kantor Imigrasi kembali melaksanakan salah satu fungsinya dalam hal penegakan hukum, yaitu pelaksanaan pendeportasian terhadap seorang Warga Negara China bernama Chen Kairong, lahir di Fujian tanggal 14 Juni 1873, yang setelah melalui pemeriksaan keimigrasian sesuai SOP ditetapkan bahwa WN China tersebut telah melanggar peraturan keimigrasian, sehingga terhadapnya dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian sesuai dengan pasal 75 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

WN China tersebut diamankan di daerah Bengkulu Selatan setelah kedapatan menjual barang aksesoris, setelah dilakukan pemeriksaan dokumen yang bersangkutan merupakan pemegang Visa Kunjungan yang menurut peraturan keimigrasian orang asing pemegang visa seperti itu tidak diperbolehkan melakukan kegiatan menjual barang di Indonesia, sehingga orang asing tersebut diduga melakukan penyalahgunaan visa. Selain dideportasi, terhadap WN China tersebut juga dikenakan pencegahan selama 6 bulan untuk tidak bisa masuk Wilayah Indonesia.

Proses pendeportasian dilaksanakan tanggal 2 Desember 2017 dengan dikawal oleh petugas Kantor Imigrasi Bengkulu, dan diberangkatkan dari wilayah Indonesia dengan pesawat Philipine Airlines (PR 536) dari Jakarta menuju Xiamen (China).