Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian yang salah satu tugasnya adanya pengelolaan arsip Subtantif Pelayanan Keimigrasian pada bulan September 2018 melakukan kegiatan pendataan Arsip Fisik Subtantif In-Aktif, kegiatan ini dilaksanakan diluar jam dinas yaitu dilaksanakan pada hari sabtu-minggu sepanjang bulan September 2018. Kegiatan ini didasarkan oleh meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan keimigrasian dan diikuti dengan meningkatnya jumlah volume arsip yang diterima oleh gudang arsip dilain sisi kapasitas gudang arsip sangat terbatas dan tidak cukup menampung volume arsip yang masuk sehingga perlu dilakukan penyusutan.

                            

Pemilahan arsip In-aktif bertujuan untuk pendataan jumlah arsip yang masuk Jadwal Penyusutan Retensi Arsip sehingga dapat dilakukan prosedur pemusnahan sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 35 Tahun 2013 Tentang Jadwal Retensi Arsip dan Prosedur Penyusutan Arsip di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

                            

Setelah pelaksanaan pendataan Arsip Subtantif in-aktif ini dilakukan dan didapat informasi mengenai jumlah arsip yang dapat dilakukan penyusutan maka Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu akan melakukan prosedur Pemusnahan arsip, prosedur pemusnahan arsip akan dilakukan dengan izin Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia.