Tahun 2018 Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu ditunjuk sebagai salah satu Bandara Embarkasi Haji Antara. Calon Jemaah Haji dari Provinsi Bengkulu tergabung dalam kloter 6 sampai 10 Embarkasi Haji Padang. Kantor Imigrasi Bengkulu turut memberi andil dalam pelaksanaan Embarkasi tersebut karena proses pemeriksaan keimigrasian untuk keberangkatan keluar dari wilayah Indonesia sudah dilaksanakan di Bengkulu.

Sebanyak 12 Pejabat Imigrasi dan Petugas Imigrasi dari Kantor Imigrasi Bengkulu yang bertugas untuk melaksanakan pemeriksaan keimigrasian untuk pelayanan kegiatan Embarkasi tersebut. Pemeriksaan keimigrasian berupa pemeriksaan dokumen Paspor dan pemegangnya, pemeriksaan cekal,  entry/perekaman data Calon Jemaah Haji ke dalam aplikasi Border Control Management (BCM), peneraan Cap Keberangkatan pada dokumen Paspor, dan pengawalan petugas Imigrasi mulai dari asrama haji ketika CHJ naik bis menuju Bandara Fatmawati Soekarno sampai di pesawat. Pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian berlangsung selama 5 hari mulai dari tanggal 22 Agustus 2018 sampai 27 Agustus 2018. Total yang diberangkatkan dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu berjumlah 1647 orang, terdiri dari 1616 orang Calon Jamaah Haji dan 31 orang PPIH.

Penerbangan dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu ke Bandara Internasional Minangkabau Padang sudah merupakan penerbangan internasional, sehingga selain CJH dan PPIH yang bertugas menyertai CJH , tidak diperbolehkan ada penumpang lain dalam penerbangan tersebut. Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Lion Air, dan di Bandara Internasional Minangkabau, JCH dari Provinsi Bengkulu akan transit karena akan ganti pesawat menuju ke Medinah dengan menggunakan pesawat Garuda.