Salah satu tugas Direktorat Jenderal Imigrasi adalah pelayanan masyarakat, di mana fungsi tersebut di daerah dilaksanakan oleh kantor imigrasi sebagai unit pelaksana teknis. Pelayanan masyarakat tersebut seperti pelayanan pemberian paspor dan pelayanan perpanjangan izin tinggal bagi orang asing. IMG20160229103524Kantor Imigrasi Bengkulu sebagai unit pelaksana teknis pada tahun 2016 ikut memberikan andil dalam mensukseskan pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2016 yaitu dalam hal menerbitkan Paspor RI bagi Calon Jamaah Haji untuk bisa melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menunaikan Ibadah Haji. Kantor Imigrasi Bengkulu melayani permohonan paspor untuk seluruh wilayah di propinsi bengkulu, dan tahun 2016 Propinsi Bengkulu menperoleh kuota Haji sebanyak 1.292 orang,  yaitu Kota Bengkulu sebanyak 244 orang, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 158 orang, Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 103 orang, Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 184 orang, Kabupaten Mukuomuko sebanyak 140 orang, Kabupaten Seluma sebanyak 135 orang, Kabupaten Kaur sebanyak 84 orang, Kabu paten Kepahiang sebanyak 87 orang, Kabupaten Lebong sebanyak 73 orang, Kabupaten IMG20160229103226Bengkulu Tengah sebanyak 72 orang, serta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak 12 orang.

IMG20160118085734 Pelayanan paspor untuk calon Jamaah Haji tetap dilayani sesuai dengan SOP yang berlaku, seperti persyaratan yang harus dilampirkan dan biaya penerbitan paspornya sama dengan paspor umum lainnya sebesar Rp 355.000,-  yang dibayarkan di BNI. Namun demikian demi terlaksananya dengan baik pelayanan paspor Calon Jamaah Haji dan mengingat bahwa pelayanan paspor Calon Jamaah Haji dilakukan bersamaan dengan pelayanan papor umum lainnya, Kantor Imigrasi Bengkulu tetap melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu, seperti melakukan sosialisasi atau penyuluhan tentang penerbitan Paspor RI, melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Kementerian Agama dalam hal pengaturan atau penjadwalan kedatangan Calon Jamaah Haji yang akan mengurus Paspor RI ke Kantor Imigrasi Bengkulu, juga koordinasi intern seperti memaksimalkan SDM dan sarana yang ada.